--aku lesbian--akukesepian--akumencarikawan--



Sunday, December 16, 2007
My Fafourite Style


Aku membutuhkan katarsis

Sederet waktu telah lewat, seuntai kehidupan tlah berlalu. Aku "hanya" membutuhkan katarsis. Ya, katarsis, saat aku merasakan bebanku terangkat, atau setidaknya sedikit berkurang.

Orang masih saja menghakimi aku sebagai abnormal. Dunia diciptakan untuk lelaki dan perempuan, begitu salah satu komentar. Maksudnya jelas, orang seperti aku tidak diperuntukkan bagi dunia ini. Lalu, di mana tempat yang layak bagiku? Apakah orang seperti aku benar-benar tak boleh ada di dunia ini?

Aku tak terlalu dungu untuk sebuah renungan. Aku telah merenung bertahun-tahun. Memikirkan dan mempertimbangkan, apakah jalan hidupku ini benar adanya. Maka, aku juga pernah pacaran sama cowok. Pernah bersetubuh dengannya, yang membuat keperawananku hilang. Aku menikmatinya, sedikit tapi. Cuma sedikit. Selebihnya, hanya bisa terpuaskan oleh kawananku, Lima Bidadari.

Aku sebenarnya tidak anti cowok. Maafkanlah posting pertamaku yang lalu, sangat emosional. Meski begitu, tak akan aku buang atau edit. Biarlah apa adanya, sebagai bentuk kejujuran.

Satu komentar dari seorang cowok, sepertinya menunjukkan simpati. "Aku tahu kamu menderita," begitu katanya. Betul, dia benar, aku sangat menderita saat ini.Beban hidupku sangat berat. Karena itu aku butuh katarsis. Butuh penyegaran, butuh pencerahan. Terima kasih untuk supportnya.

Juga, ada yang iseng. Ngajak ketemuan, aku udah tahu apa maksudnya. Sebagian besar cowok memang suka ambil kesempatan. Ngajak ketemuan untuk pura-pura menasehati dan menghibur, yang ujung-ujungnya pastilah ingin menyetubuhiku. Tidak. Tak akan! Meski aku sebenarnya tak anti cowok, tapi tipe cowok seperti inilah yang harus dihindari. Namun aku percaya, dari sekian belantara playboy di dunia, pasti ada sedikit yang benar-benar tulus.

Aku masih sendiri, kesepian, dan mencoba menegakkan kaki. Aku terus melanjutkan hidupku, dengan sederet cita-cita. Tentu, cita-cita yang sama seperti orang lain yang menganggap dirinya normal. Ingin bekerja, ingin hidup mapan, ingin dihargai. Dalam kesunyian, sambil tetap berharap menemukan kawan senasib, aku cuma bisa masturbasi untuk melepas hasratku. Sesekali, aksi eksibionist kecil-kecilan, untuk sekedar variasi. Ya, selain masturbasi dan mengocok clitorisku, aku kerap eksibisi untuk mengimbanginya. Aku sering berangkat kuliah tanpa memakai CD. Kadang agak gelisah saat duduk di kelas, karena bagian dalam jeansku yang keras dan kasar sering menggesek pantat dan memekku. Atau, aku naik sepeda pagi-pagi hanya dengan daster tanpa pake dalaman. Hawa sejuk pagi cukup menyegarkan. Hanya cara inilah yang bisa melepas hausku.

Tapi, aku tak mau dinilai murahan. Aku tetap menjaga prestasi akademik. Masih melibatkan diri di beberapa organisasi. Sayang, teman-teman cewek di organisasiku belum satu orang pun yang kukira sama arah jalannya denganku.

Yah, aku pasti akan curhat dan cerita banyak pada kalian. Kapan saja aku pekengen nulis, akan aku tuliskan. Aku perlu komen kalian. Terima kasih sebelumnya.

salam


Posted at 11:14 pm by akulesbian
 

Friday, December 14, 2007
Kawanan "Lima Bidadari"

 

"Lima bidadari" seperti menguap, ketika kami semua lulus dan mulai mencoba menemukan jati diri masing masing di kampus. Tidak lagi di asrama, pun tidak lagi satu kota. Entah kemana semua. Perpisahan tanpa komitmen apa-apa. Menghilang begitu saja, bersamaan dengan euforia kelulusan dan "keganjenan" ingin mengecap bangku kuliah. Apakah alam luar asrama, telah merubah semuanya? Kemana mereka semua? Apakah hanya aku yang terus bertanya dan mencoba mencari? Atau kah mereka telah "bertobat", seperti kata-kata orang yang sok moralis? Betapa bodohnya, mengapa waktu itu tak sempat terpikir, untuk membicarakan kelanjutan kawanan "Lima Bidadari" yang selama ini terasa indah dan bahkan tergolong cukup berprestasi di kelas. Aneh.

Aku hanya kesepian. Kesepian. Dua tahun lebih kawanan "Lima Bidadari" mencoba menjawab keingintahuan tentang hidup. Di sebuah lingkungan yang sangat mendukung. Di suasana persahabatan yang sangat mendalam. Kami belajar bersama, mencuci bersama, mandi bersama, tidur bersama, masturbasi bersama...ach!!! Getir aku mengingatnya, terlalu indah, untuk kemudian hilang begitu saja.

Masih terbayang, kami berlima saling mengocok, menghisap, menjilat, kadang agak mengendap-endap dan sembunyi-sembunyi. Maklum yang namanya asrama, bukan cuma kita berlima penghuninya. Ranjang tingkat yang cuma muat berdua, dipaksakan supaya muat berlima. Pun dengan mengendap-endap, khawatir ada inspeksi mendadak pengurus asrama. Berbagai pengalaman berkesan: hampir kepergok waktu dua temanku masturbasi di kamar mandi, ngerjain siswi baru, uji nyali ke sekolah gak pake CD, memek temanku kepedasan kena cabe, macam-macam deh.

Ah, nantilah aku lanjutkan cerita ini. Aku butuh bantuan. Aku butuh dukungan. Dan aku masih mempertimbangkan, benarkah "curhat" di blog ini perlu. Aku ingin bebanku lepas. Syukur kalau malah dapat teman baru. Cewek, tentu saja. Cowok, minggir sana!!! Aku gak butuh kalian!!! Memek bagiku lebih harum dan merangsang, ketimbang kontol kalian yang jorok dan sok jantan.

Sampai nanti ya...





akulesbian
January 1st 1987  (Age 22)
Female
Jogja
::akulesbian-akukesepian-akumencarikawan::suatu waktu, aku temukan salah satu jalan, mungkin dengan membuat blog, aku dapat membangun hidupku dan memulai lagi (atau mencoba) membangun "surga indah" dalam hidupku. Aku ingin bercerita di sini. Aku ingin punya teman di sini. Aku ingin...ingin...ingin... Aku harap kalian mau mengerti aku. Datanglah, dan jadilah sahabatku. Aku akan bercerita semuanya, semuanya, semuanya...mail me:aku.lesbian@yahoo.co.id
   

<< December 2007 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed